A. PENGERTIAN MANAJEMEN
Secara etimologi, Hasibuan (2007:1) menndefinisikan bahwa manajemen berasal dari kata to manage yang berarti mengatur (merencanakan). Pada dasarnya, ada dua tujuan utama dalam memelajari manajemen. Pertama, agar orang atau kelompok dapat bekerja secara efisien. Maksudnya, mereka dapat bekerja dengan suatu cara atau metode sistematis sehingga segala sumber yang ada (tenaga, dana, dan peralatan) dapat digunakan lebih baik. Dengan begitu, akan tercapai hasil yang diharapkan. Dalam arti lain, efisiensi itu terjadi jika pengeluaran lebih kecil dari penghasilan, atau hasil yang diperoleh lebih besar dari penggunaan sumber yang ada. Kedua, tujuan memelajari manajemen agar dalam bekerja atau melakukan usaha dapat dicapai ketenangan, kelancaran, dan kelangsungan usaha itu sendiri.
Manajemen Pertunjukan adalah proses merencanakan dan mengambil keputusan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan sumber daya manusia, keuangan, fisik, dan informasi yang berhubungan dengan pertunjukan agar pertunjukan dapat terlaksana dengan lancar dan terorganisir.
Fungsi dari manajemen pertunjukan:
• Perencanaan
Dalam perencanaan ini yang pertama dilakukan adalah menetapkan sasaran lalu memilih tindakan yang akan diambil dari berbagai alternatif yang ada.
• Pengorganisasian
Dalam proses ini dilakukan pengalokasian sumber daya, penyusunan jadwal kerja dan koordinasi antar unit-unit dalam suatu kepanitiaan.
• Pengendalian
Pengendalian di sini berarti membandingkan perencanaan dengan realisasi. Lalu mengambil tindakan koreksi atas realisasi yang tidak sesuai dengan perencanaan.

B.FUNGSI MANAJEMEN
Keterlibatan pengelola dalam menjalankan organisasi menentukan pilihannya. Ada organisasi seni pertunjukan yang pengelolanya terlibat menjalankan manajemennya. Pengelola bertindak sebagai koreografer, artis, produser, pimpinan produksi, dan secara langsung mencurahkan total waktu untuk masalah manajemen organisasi yang dipimpinnya.
Banyak organisasi seni pertunjukan yang masih belum memiliki tenaga pengelola secara total. Waktu yang tidak dimiliki untuk mengurusi penyelenggaraan organisasi seni secara profesional membutuhkan pengelola dan peleksana produksi dalam jumlah yang terbatas. Ada kecenderungan, organisasi seni pertunjukan yang berorientasi bisnis maka pengelola terjunlangsung menangani produksi. Organisasi yang berorientasi pada karya seni pengelola menyediakan waktu paruh untuk penanganan produksi secara langsung. Secara umum perspektif karakteristik organisasi ini dapat digambarkan sebagai berikut:


Melalui matrik yang telah dijelaskan pada lembar terdahulu, keterlibatan pengelola ditunjukan melalui maket gambar Bagan 1. Berdasarkan pengamatan yang telah dipelajari secara mendalam, orientasi berkarya pada organisasi seni pertunjukan yang bergerak di bidang bisnis dan paruh waktu berbeda karakteristiknya. Bentik organisasi seni pertunjukan yang menyediakan pengelola dan pengelolaan ditangani secara mandiri memiliki publik penonton yang berbeda karakteristiknya.
Manajemen akan membantu organisasi seni pertunjukan di dalam mewujudkan harapannya untuk memproduksi karya secara maksimal. Regulasi ke arah itu diupayakan dengan melalui pemberdayaan berbagai komponen yang terkait untuk bersinergis dalam membangun jaringan yang tanggam seperti proporsi rumah laba-laba. Apabila berbagai komponen pendukung yang dirasakan dapat digunakan sebagai stimulus dalam mempermulus laju dan perkembangan produksi seni pertunjukan sebaiknya dilakukan secara komprehensif. Di sini faktor keberuntungan, perencanaan produksi, strategi penerapan dan penggunaan celah yang mendatangkan peluang bisnis besar perlu diterapkan walaupun pada kapasitas produksi untuk oenyajian karya seni sebagai hobi saja. Dengan demikian diperlukan kerja keras berbagai komponen yang terlibat dan sekaligus upaya penanganan hambatan harus diminimalisir secara tepat, sehingga pelaksanaan produksi karya seni menjadi pilihan dan harapan bersama.
Di sisi lain Masalah manajemen sebagai basis dalam pengelolaan suatu organisasi seni pertunjukan memiliki kompetensi yang sangat krusial dalam menentukan laju dan arah pengembangan dari suatu seni pertunjukan. Secara umum dalam pengelolaan terasa sangat gampang, namun dalam peleksanaannya memerlukan penanganan yang sangat rumit, butuh perhatian khsusus serta lebih diutamakan pada pemngalaman empirik menjadi sumber dalam melaksanakan dan sekaligus menetapkan keberhasilan produksi karya seni secara proporsional.



C.PROSES SEBELUM PEMENTASAN
• PEMBENTUKAN KEPANITIAAN
Agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan berjalan dengan lancar, maka dibentuklah suatu kepanitiaan kegiatan. Panitia adalah sekelompok orang yang ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan dan mengurus hal-hal yang ditugaskan kepadanya. Tujuan apa yang ingin dicapai dalam kepanitiaan bersifat sementara dan jangka pendek, dalam artian bahwa kepanitiaan akan berakhir jika kegiatan/tugas selesai.
• PENENTUAN TEMA
Dalam suatu kegiatan sangat diperlukan suatu tema untuk memberi batasan dan memberi arah pada kegiatan yang akan dilakukan. Dan tema dalam suatu kegiatan dapat diambil dari kejadian yang ada di lingkungan kita. Misalnya tema tentang Alam ( SAVE THE NATURE GUYS).
• PEMBUATAN TIME SCHEDULE
Dalam suatu kepanitiaan harus membuat susunan jadwal kerja atau yang biasa disebut time schedule. Time schedule sendiri berfungsi untuk menertibkan kinerja tiap divisi dalam kepanitiaan. Dengan time schedule diharapkan kinerja panitia sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
• PENUNJUKAN STAGE MANAGER DAN PEMBUATAN RUN DOWN
Stage Manager bertugas merumuskan atau menetapkan secara lebih detail pelaksanaan acara pada hari-H terutama pada konsep penampilan dan pengisi acara, tata panggung dan tata lampu serta terjun langsung ke lapangan pada hari-H dan turun tangan langsung. Run down adalah detail susunan acara dalam suatu kegiatan pada hari-H. Dalam run down tercantum secara detail person yang terlibat dan peralatan yang dibutuhkan dalam setiap penampilan serta keterangan-keterangan yang diperlukan.
• PEMENTASAN
PRA PEMENTASAN
Dalam tahap ini dilakukan gladi bersih sebagai persiapan terakhir untuk menuju sebuah pementasan. Tujuan dari tahap ini adalah sebagai simulasi pada hari-H agar seluruh panitia yang terlibat siap untuk menghadapi kendala-kendala yang mungkin akan terjadi saat melakukan sebuah pementasan.
PEMENTASAN
Pada tahap ini seluruh panitia diharapkan fokus pada pertunjukan sesuai dengan job description masing-masing dan berkoordinasi dengan stage manager agar pementasan berjalan sesuai dengan run down.
EVALUASI PEMENTASANAN
• LPJ
Ketika tugas telah selesai dilaksanakan, ketika acara telah berakhir, kerja kepanitiaan belumlah berakhir. Karena masih harus dilakukan pertanggungjawaban dari kepanitiaan dalam bentuk LPJ. LPJ dimaksudkan untuk memastikan, apakah planning yang dilakukan pada awal kepanitiaan berjalan sebagaimana mestinya.
Berikut ini merupakan gambaran kepanitiaan dalam sebuah pertunjukan secara garis besar




1. Pimpinan Produksi
Pimpinan produksi adalah orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan. Pimpinan produksi bertanggung jawab secara keseluruhan atas pelaksanaan dan keberhasilan produksi seni dipergelarkan. Komitmen kerja, tanggung jawab personal, dan kapasitas kerjanya serta kapabilitas performa untuk mengatur dan memimpin produksi menjadi tanggungjawabnya. Tugas keberhasilan dan selesainya produksi menjadi taruhan bahwa pimpinan produksi seni pertunjukan juga menjadi ujung tombak terdepan dalam penyelenggaraan hingga selesainya pementasan maupun laporan pelaksanaan kegiatan dilakukan. Pimpinan produksi harus memahami peran, tugas, dan tanggung jawabnya sebagai tpimpinan dan ia berada di garda depan produksi seni pertunjukan dalam menjalankan tugas produksi.
Tugas kontroling kerja kerumahtanggaan, operasional staf, pemilihan tempat pementasan, hingga standar kualifikasi gedung yang digunakan sebagai pertunjukan produksi adalah kacakapan tugas yang diembannya. Peran pimpinan produksi dalam pelaksanaan pementasan menjadi motor gerak bawahan agar seluruh staf mau dan mampu bekerja maksimal atau allout, sehingga, sukses dan tercapainya pementasan menjadi berbobot adalah target yang diharapkan bersama dan merupakan simbol keberhasilan pimpinan produksi dalam mengawal anak buahnya.
Tanggung jawab pimpinan produksi adalah menentukan keberhasilan dan terlaksanannya pemantasan karya seni pertunjukan. Target operasional yang harus dicapai dengan melalui cara memotivasi bawahan, mendorong pelaksanaan produksi sampai pada puncak harapan adalah bentuk tanggung jawab yang dipikulnya. Oleh sebab itu, produksi karya seni yang dipentaskan merupakan taruhan tugas, tanggung jawab dan kerangka kerja yang harus diimplementasikan secara maksimal.

1.1 Pimpinan Kerumahtanggaan/ akomodasi/ peralatan
Pimpinan Kerumahtanggaan dalam suatu produksi karya seni pertunjukan merupakan salah staf yang bertugas mengemban pelayanan publik serta bertanggung jawab kepada pimpinan produksi dalam layanan staf dan layanan publik. Pelayanan ditujukan kepada seluruh staf produksi yang bekerja menyelenggarakan produksi seni pertunjukan. Layanan kepada publik diberikan dalam hubungan pemberian servis kepada penonton mulai dari pembelian karcis, pelayanan gedung, hingga kenyamanan yang absurd bagi penonton agar penonton merasa dihargai dan dihormati secara tepat. Tugas pelayanan publik dilakukan mulai dari kenyamanan menjamu penonton, pelayanan/seles servis pemesanan karcis, hingga suasana pementasan agar berjalan lancar dan nyaman menjadi bagian tugas yang harus diciptakan. Kondisi pelayanan sejak awal pertunjukan, istirahat, hingga akhir pementasan menjadi kordinasi seksi kerumahtanggaan di dalam gedung dan di luar gedung. Artinya, kompleks pertunjukan harus bersih keributan, suasana yang menjadi kekuatan emosi penonton untuk menikmati pertunjukan secara antusia, empati, dan simpati serta nyaman.
Pelayanan kepada staf produksi dalam bentuk memberikan kesejahteraan berupa layanan konsumsi sejak penyelenggaraan produksi mulai dari rapat pertama, pelatihan, gladi kotor, gladi bersih, pementasan/pertunjukan hingga acara pembubaran produksi. Layanan tersebut terkait dalam bentuk kesejahteraan dan pemenuhan konsumsi secara rutin acara kegiatan berlangsung.
Hak dan kewajiban kepala kerumahtanggaan adalah berkonsultasi kepada pimpinan produksi dan pimpinan artistik dalam hal layanan staf. Dalam layanan publik kepala bagian ini minta dengar pendapat publik berkenaan dengan bagaimana teknik danoperasional servis yang dapat memuaskan publik, serta memberikan layanan cepat pesan melalui komunikasi bebas pulsa atau komunikasi lain dalam bentuk antaran servis.

1.2 Bagian Karcis
Mereka bertanggung jawab atas penjualan dan pembelian karcis pertunjukan. Jumlah pengeluaran dan pemasukan harus seimbang. Komoditas terciptanya layanan yang manusiawi dan berwibawa menjadi misi yang harus ditampilkan staf ini dalam bentuk layanan publik secara langsung. Bagian karcis juga bertugas dalam mnghitung kapasitas dari gedung dan berapa tiket yang akan di jual.
Hal dan kewajiban yang dilakukan dalam bentuk melayani penonton dengan ramah, murah senyum, serta menawan dan menarik, sehingga penghargaan terhadap penonton cukup disegani. Kewajiban yang harus dilakukan berupa layanan publik secara langsung ditunjukan melalui kontak interaksi dengan itu baik-buruk layanan akan tercermin dari penampilan pada saat itu.
Hak yang dimiliki oleh staf ini adalah konsultasi dan konsolidasi kepada pimpinan staf produksi melalui mandat dan kepada pimpinan kerumahtanggaan secara langsung tentang tugas, kewajiban, dan tanggung jawab kerja yang harus direfleksikan.

2. Pimpinan Artistik
Pimpinan artistik adalah pimpinan produksi yang bertindak dan bertanggung jawab atas karya seni yang diproduksikan. Tanggung jawab artistik karya, performa penyajian hingga tata urut pementasan agar dapat menyajikan urutan pementasan yang harmonis adalah menjadi tanggung jawab pimpinan artistik. Dalam Paduan Suara Mahasiswa “Giata Savana”pimpinan artistic tertinggi adalahseorang Kondukter. Pimpinan artistik memiliki hak dan kewajiban berhubungan dengan keartistikan karya seni yang dipentaskan. Berbagai capaian karya seni dipertunjukan menjadi bagian tanggung jawab moral yang tidak dapat dibayarkan melalui penataan artistik karya seni. Dengan demikian masalah teknis, tata letak setting, tata indah pencahayaan, dan artistiknya kostum artis menjadi tanggung jawaqb yang diemban oleh pimpinan artistik. Pimpinan artistik membawahi staf yang bertugas pada saat karya seni dipertunjukan di atas panggung atau stage.
Berbagai kejadian, kejanggalan, keajaiban, dan kesuksesan di atas panggung atau kerangka pementasan karya seni menjadi konstruk perintah terhadap staf yang ada dibawah tanggung jawab pimpinan artistik. Hak dan kewajiban pimpinan artistik adalah konsultasi teknis pementasan dengan pimpinan produksi. Kewajibannya adalah membimbing, mengarahkan , dan mengkordinasikan staf di bawah artistik yang operasional di atas panggung atau terkait dalam pementasan saat berlangsung.
Staf bawahan pimpinan artistik terdiri dari Pimpinan Panggung & Kru, Penata Cahaya & Kru, Penata Sound dan Musik & Kru, Penata Properti & Kru, Penata Rias dan Kostum & Kru, serta petugas gedung yang secara operasional diatur oleh pimpinan panggung.Simulasi dalam pertunjukan yang sedang berlangsung, pimpinan ini berperan mengevaluasi hasil tata cahaya, tata panggung, dan organisasi kerjasama antar bawahan Pimpinan Artistik.

2.1 Pimpinan Panggung & Kru
Orang yang berada dalam kordinasi di panggung. Secara umum dia disebut stage manager. Tugas dan tanggung jawab pimpinan dan staf panggung adalah mengatur urutan pementasan berdasarkan advis pimpinan artistik serta mengakumulasi berbagai kebutuhan mulai dari alat-alat musik yang digunakan pementasan hingga bagaimana setting, pencahayaan, musik dan efek musik serta berbagai kebutuhan lain yang diminta pimpinan produksi atau penyaji karya seni dalam suatu produksi pementasan.
Pimpinan panggung dan staf dalam menjalankan tugasnya berkonsultasi dengan staf lain di bawah pimpinan artistik. Kordinasi dengan staf di bawah pimpinan produksi dalam hal tata cara dan tata aturan yang mengatur penonton pada saat pementasan dilaksanakan. Secara umum tugas dan tanggung jawab pimpinan panggung dan staf ganda baik kepada pimpinan produksi maupun pimpinan artistik. Tanggung jawab morak diberikan kepada pimpinan produksi, sedang tanggung jawab tugas yang diemban merupakan tanggung jawab kepada pimpinan artistik.

2.2 Penata Cahaya & Kru
Penata cahaya bertanggung jawab langsung kepada pimpinan artistik, namun secara hirarki laporan kejadian berdasarkan prasaran penyaji karya seni tanggung jawab penata cahaya secara tidak langsung bertanggung jawab kepada pimpinan panggung dan penyaji.Beban tanggung jawab dan tugas penata cahaya adalah menjadi sumber sukses dan artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan. Masalah pencahayaan, terang-padamnya lampu, serta bagaimana cara mengatasi apabila terjadi kecelakaan matinya lampu dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah menjadi beban moral tanggung jawab yang diemban oleh pimpinan tata cahaya. Hak dan kewajibannya adalah konseling kepada pimpinan artistik, pimpinan panggung dan penyaji karya seni. Kewajibannya adalah memberikan layanan kepuasan atas artistik tidaknya pementasan karya seni yang dipergelarkan.

2.3 Penata Sound dan Musik & Kru
Penata musik dan sound juga bertanggung jawab langsung kepada pimpinan artistik, namun secara hirarki matihidup, keras-lembut, jernih-paraunya musik dan sound harus dilaporkan kepada pimpinan panggung untuk konsolidasi, serta bahan laporan kepada penyaji karya seni yang dipergelarkan. Kejadian yang muncul sebagai akibat kelalaian dan kecelakaan pementasan dapat mempengaruhi kualitas pementasan dalam ukuran kualitas musik dan sound. Tanggung jawab yang diemban berdasarkan dilakukan berdasarkan prasaran penyaji.
Penata musik dan sound secara tidak langsung bertanggung jawab kepada pimpinan panggung dan penyaji karya seni. Beban tanggung jawab dan tugas penata musik dan sound adalah menjadi sumber sukses dan kualitas musik yang disajikan dalam pementasan. Artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan dalam hubungannya dengan musik dan sound menjadi beban moran tanggung jawab yang diemban oleh pimpinan musik dan sound. Hak dan kewajibannya sama denga staf lain di bawah pimpinan artistik, adalah konseling kepada pimpinan artistik, pimpinan panggung dan penyaji karya seni. Kewajiabannya adalah memberikan layanan kepuasan atas kualitas musik dan sound pada saat pementasan karya seni yang berlangsung.

2.4 Penata Properti & Kru
Penata properti dan kru bertanggung jawab langsung kepada pimpinan artistik, namun secara herarki masih sama dengan staf lain dilingkungan artistik yakni melaporankan kejadian dan layanan pemesanan yang diminta penyaji karya seni dan prasaran penata artistik berdasarkan pada saat kebutuhan alat diminta oleh kedua belah pihak. Beban tanggung jawab dan tugas penata properti adalah menjadi layanan pemenuhan kepada penyaji karya seni dan tuntutan artistik garapan berdasarkan prasaran dari pimpinan artistik. Sukses dan artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan kebutuhan properti yang diharapkan penyaji dan pimpinan artistik diberikan sepenuhnya atau layanan purna lengkap kepada kedua belah pihak. Masalah kelengkapan properti untuk kebutuhan penari tanggung jawab staf ini.
Bagaimana cara mengatasi apabila tidak ada properti yang diminta oleh penyaji karya seni dan pimpinan artistik menjadi beban tugas dan tanggung jawab pimpinan properti dan kru. Hak dan kewajibannya sama dengan staf di bawah pimpinan artistik yakni berkonsultasi kepada pimpinan artistik, pimpinan panggung dan penyaji karya seni. Kewajiabannya adalah memberikan layanan kepuasan atas artistik tidaknya pementasan karya seni yang dipergelarkan. Di bawah ini menunjukan gambar potret kerja penata properti dan kru. Tugasnya mendisain dan memasang properti di atas pentas, persiapan dan menyediakan properti yang dibutuhkan penari pada saat pertunjukan.

2.5 Penata Rias dan Kostum & Kru
Penata rias dan kostum secara umum pada produksi yang besar dibagi pada masing-masing pos antara rias dan kostum. Namun untuk produksi karya seni yang terbatas kedua tugas dipegang oleh satu staf saja. Penata rias dan kostum bertanggung jawab langsung kepada pimpinan artistik, penyaji karya, serta melakukan konsolidasi dengan pimpinan panggung.
Hirarki penguasaan konsep riasan, pemakaian kostum hingga modivikasinya menjadi tanggung jawab penata kostum dan penata rias. Konsultasi kepada penata tari secara konsolidasi penting dilakukan. Laporan kejadian kurang terakomodasinya kebutuhan penata tari dikonsultasikan penata Artistik. Prasaran penata tari dalam hal hasil kerjanya menjadi tanggung jawab penata rias dan busana berdasar pemenuhan dari penata tari, dengan asumsi hasil kerja kurang serasi dan kurang tepat sasaran. Penata rias dan busana harus mempertanggungjawabkan kepada penonton apabila dijumpai terdapat reaksi balik dari penonton, hal ini berhubungan dengan kepuasan kerja penata rias dan busana.
Beban tanggung jawab dan tugas penata rias dan busana menjadi bagian pertanggungjawaban kepada pimpinan artistik. Pementasan tari yang dipergelarkan harus mampu memenuhi harapan penata tari. Masalah riasan dan pemakaian busana apabila terjadi kecelakaan misal busana copot atau kedodoran, lunturnya riasan menjadi beban moral tanggung jawab yang diemban penata rias dan busana secara terbuka. Hak dan kewajibannya berkonsultasi kepada pimpinan artistik, penata panggung dan penata tari. Usaha memberi layanan atas bentuk riasan dan pemakaian kostum tari yang dipentaskan jadi bagian tugas kolektif dengan pimpinan artistik.
Penata rias dalam melakukan pekerjaannya diarahkan oleh pimpinan artistik dan sesuai hasil diskusi dengan penata tari. Kerja penata rias mendisain riasan wajag, mengubah karaktertokoh, dan membuat desain fantasi bisa diminta oleh penata tari.

D. MANAJEMEN PERTUNJUKAN
Manajemen Pertunjukan adalah proses merencanakan dan mengambil keputusan sebuh pementasan yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan pertunjukan baik itu berupa materi pementasan sampai padan artistic di atas panggung.
Berikut ini merupakan beberapa orang yang sangat berperan dalam manajemen pertunjukan dan tugasnya. alah
1. Konsep master: adalah orang yang membuat konsep dari konser, mengatur alur dari sebuah konser. Konsep master juga berperan dalam memilih repetoar yangingin dinyanyikan mengatur emosi yang ingin disampaikan kepada seluruh penyanyi dan juga penonton.
2. Team partisi untuk mencari partitur lagu yang ingin dinyanyikan lalulu dibukukan dan ditulis kembali.
3. Team music
4. Team artistic panggungdan juga lighting
5. Team dokumentasi
6. Team kostum dan make up
7. Team koreografi
8. Publikasi yang mendesain dari produk publikasi

Berikut ini merupakan hal-hal penting dalam manajemen pertunjukan :
Sebelum Pementasan;
- Mengukur kemampuan perorangan dan kelompok,
- Mengendalikan obsesi dan emosi dengan mementingkan logika dan nilai rasa,
- Membuat time schedule dan story board pementasana
- Membuat job description yang mantap,
- Konsultasi/sharing dengan orang yang lebih berpengalaman,
- Memperhitungkan segala kebutuhan secara terperinci,
- Membuat inventaris barang dan pihak yang bersinggungan,
- Menyediakan kas (sebatas kemampuan) untuk pendanaan kegiatan,
Saat Pementasan;
- Berpedoman konsep yang sudah disiapkan,
- Melakukan koordinasi satu sama lain,
- Memastikan perlengkapan dan peralatan dengan baik,
- Mengecek sirkulasi tiket dan undangan,
- Mengecek ulang kondisi gedung dan mobilisasi penonton,
- Mengantisipasi gangguan teknis dan keamanan yang tidak diinginkan,
Setelah Pementasan;
- Evaluasi pementasan
- Mengecek keadaan panggung dan gedung pertunjukan,
- Mengecek dan menempatkan perlengkapan/peralatan pada posisi semula,
- Mengevaluasi kerja setiap elemen pementasan,
- Melaporkan hasil kegiatan dengan pihak yang berkepentingan.
Diposkan oleh Putra Aditya Dasopang
Ini adalah Concerto ke tiga yang pernah gw ikutin ......dan dari semua concerto ..cuma yangini yang buat gw nangis ..dan bnr2 g bisa nyanyi ..itu karena lagu "Satu Rindu" punya Opick .... lagu ini emang dasyat ...akan tetapi terus terang aq masih suka Concerto taun kmaren karena secara konsep dan prsipan sangatmateng ,,,,



konser kali ini menurut gw adalah konser yang penuh dengan rasa....karena konsernya bnr2 pake hati ...tapi g tau knapa ..ada aja yang bilang kurang penghayatan ...padahal menurut gw ..semua udah menghayati bgt sampe banyak yang nangis tapi kok ada aja yang bilang gitu ...tapi juga namanya masukan pasti sifatnya relatif lach
........

dalam konser ini ...gw g banyak kerja ..soalnya cuma jadi pengawas walopun secara kepengurusan ini masih tanggung jawab gw ....tapi gw bnr g ada kerja ...kerjanya cuma ngomelin si asep ....hehehe..kasian juga dia ....paling gw cuma ngurusin kostum ama koreo untuk ank baru ....
ya ,,,,,omel2 dikit g apalah ....tapi mnurut gw ...gw salut ama ank baru yang udah bisa nyelenggarain konser ini ...tapi jangan bangga dulu ...karena masih banyak kekurangan disana sini ....

dan satu hal yang buat gw capek bgt adalah karena gw harus nyanyiin semua sesi dalam konser ini .... jadi bnr2 menguras tenaga gw....mana banyak koreonya lagi .....



ada banyak masukan buat konsr kali ini
1. tenor harus banyak belajar lagi ....
2. jangan bangga dulu ..kalian itu blm apa2....
3. ini baru awal ..masih banyak bgt proses di belakang sana yang bakal nanti dan lbh berat
4. masih banyak teknis yang harus kita perbaiki ...
5. masih banyak dah ...ntar aq sambung lagi

trimakasih aja buat semuanya ...
Diposkan oleh Putra Aditya Dasopang



Hari itu merupakan salah satu hari yang tidak bisa aq lupakan. Rabu, 27 April 2010.. ini merupakan untuk pertama kalinya aq nampil di Bandung. Memang sedikit mendebarkan karena kami berkolaborasi dengan orang2 yang memang sudah sangat proesional dalam bidangnya. Saung Angklung Ujo merupakan tempat konser" Kidung Matahari"

Konser ini merupakan konser musikalisasi puisi. Jadi dalam konser ini banyak puisi yang dibacakan dan dinyanyikan. Salah satunya adalah lagu yang aq nyanyikan yang berjudul "Desaku(Mimpi)" ini merupakan lagu dengan aransemen lagu oleh Faqih .....

Menurutku lagu ini tidak begitu sulit secara teknik akan tetapi sangat sulit secara penghayatan ..karena dalan lagui ini aq harus membawakannya secara benar2 menjadi orang desa ...sedangkan aq sama sekali tidak mengerti gmn cara orang desa bernyanyi ... ini yang menjadi salah satu kendala.. dilain pihak ada nada do ke si yang agak buat aq pusing ....


Dalam lagu ini aq juga dituntut untuk sedikit akting..padahal aq sama sekali tidak punya basik dalam hal akting .. awalnya aq pusing tapi lama klamaan bisa juga. lagu ini menurut aq cukup asik akan tetapi harus penuh penghayatan karena sangat susah dalam mendalami peran desa. ..saat latihan lagu ini ada kejadian cukup lucu ....
saat sutradara menyuruh kami duduk seperti orang desa.... aq cuma bisa bengong aja ....gmn cara duduk orang desa ....soalnya menurut aq itu adalah hal yang biasa aja ..sama aja caranya dimana2 orang duduk ...ini buat aq bnr2 repot dah pokoknya .....




Selain membawakan lagu Desaku,,,,aq juga nyanyiin lagu Doa Malam. Lagu ini cukup sulit karena tinmgginya minta ampun ....pokoknya dalam lagu ini bener2 buat aq sampe sakit dah ....jadi ROCKKERRRRRR.... Awalnya aq berfikir kalau aq cuma nyanyi lagu desa ..ternyata juga nyanyiin lagu ini ....waktu diajari sam penciptanya ..leher aq sampe sakit ....soalnya tinggi bgt

ya serba salah juga sichh ....kalau mau diturunin entar jadi ngubah aransemen ..tapi klo g yachh aq yang berkorban....tapi setelah banyak latihan semuanya sudah baik2 aja ..tapi ada nada yang masih sa;ah ./.walo g false...cuma sebenernya nadanya bukan kayak gitu..... tapi aq masih binggung juga ....
Diposkan oleh Putra Aditya Dasopang



Saat ini banyak bgt orang2 punya facebook ato biasa disingkat fb. Mulai dari ank2 sampe tante. G salah emang klo Indonesia dibilang lagi demam internet. Mulai dari situs pertemanan sampe situs porno . Tapi semuanya pasti ada sisi positif dan negatifnya. Tergantung kita dalam menyikapinya.

Kembali kepada topik awal tentang banyaknya bertabur cinta di facebook. Tidak pandang bulu dalam menyatakan cinta..ada yang cew k cow... ada juga cow k ...cew... bahakan sampai ada cow..k cow....
Hal ini mengapa banyak gosip klofb dianggap haram . Klo gw anggep sichh selagi gw g buat yang aneh dan masih dalam batas ambang kewajaran dan g dilarang agama gw ikuut aja.

Saampe sekarang ini..bukannya sombong udah beberapa kali gw ditembak sama cew....bahkan pernah ditembak cow...Kdang emang ngerasa risih. Klo dipikir2 banyak bgt cew2 yang sepertinya dah g gengsii lagi masalah nembak cow.




Cinta bisa cu,a lewat fb..mnurut aq terlalu munafik yach....iya klo itu bnr2 orangnya..apa;agi klo pake foto palsu..kasian tmn kencannya kan ,,,,dunia emang udah beda kata mami gw...

Ini mungkin juga pengeruh chatting.Awal kali para chatter ini menganggap chatt adalah hal iseng, tapi lama – ke lamaan akan memberikan rasa candu, yang ujung-ujung lupa waktu akan tugas nya sehari-hari.
Memberikan kepuasan dikala anak merasa bosan dengan rutinitas dirumah, karena bisa bertegur sapa dan bercanda dengan teman baru nya di dunia maya.
memberikan pengaruh pada kepribadian anak, karena cenderung mengikuti pola atau karakter lawan chatting nya.

Membayakan dirinya sendiri, mayoritas pechatter, akan merasa penasaran dengan lawan chatting nya yang berujung pada tukar no hp atau rumah dan kopi darat atau bertemu di dunia nyata. Hal inilah yang kebanyakan dimanfaatkan oleh orang hidung belang / pelaku pedofilia untuk mencari korbannya. Maka kita sebagai orang tua harus bisa mengawasi anak kita dari bahaya ini.

media ini rentan dan membahayakan karena sekarang ini media chatting sudah sangat canggih, dengan adanya chatting lewat Handphone yang ditawarkan oleh operator seluler baru. Baru ini, penulis pernah menjumpai banyak dikalangan pelajar, yang dikala pelajaran tidak focus dengan pelajarannya malah berasyik-masyuk chatting lewat hp.
Diposkan oleh Putra Aditya Dasopang
Sabtu, 17 Oktober 2009 di 13.13 | 0 komentar Link ke posting ini  
Bumi berbentuk bulat seperti bola, namun rata di kutub-kutubnya.jari-jari Khatulistiwa = 6.378 km, jari-jari kutub=6.356 km. Lebih dari 70 % permukaan bumi diliputi oleh lautan.


STRUKTUR DALAM BUMI

Bumi memiliki struktur dalam yang hampir sama dengan telur. Kuning telurnya adalah inti,putih telurnya adalah selubung, dan cangkang telurnya adalah kerak
.
Berdasarkan penyusunnya lapisan bumi terbagi atas litosfer, astenosfer, dan mesosfer. Litosfer adalah lapisan paling luar bumi (tebal kira-kira 100 km) dan terdiri dari kerak bumi dan bagianatas selubung. Litosfer memiliki kemampuan menahan beban permukaan yang luas misalkangunungapi. Litosfer bersuhu dingin dan kaku. Di bawah litosfer pada kedalaman kira-kira 700 km terdapat astenosfer. Astenosfer hampir berada dalam titik leburnya dan karena itubersifatseperti fluida. Astenosfer mengalir akibat tekanan yang terjadi sepanjang waktu. Lapisanberikutnya mesosfer. Mesosfer lebih kaku dibandingkan astenosfer namun lebih kental dibandingkan litosfer. Mesosfer terdiri dari sebagian besar selubung hingga inti bumi.


TEORI TEKTONIK LEMPENG

Menurut teori tektonik lempeng, permukaan bumi ini terbagi atas kira-kira 20 pecahan besaryang disebut lempeng. Ketebalannya sekitar 70 km. Ketebalan lempeng kira-kira hampir sama dengan litosfer yang merupakan kulit terluar bumi yang padat. Litosfer terdiri dari kerak dan selubung atas. Lempengnya kaku dan lempeng-lempeng itu bergerak diatas astenosfer yang
lebih cair.
Panah pada peta menunjukkan arah pergerakan lempeng saat ini.


BATAS - BATAS LEMPENG


Daerah tempat lempeng-lempeng itu bertemu disebut batas lempeng. Pada batas lempeng kita dapat mengetahui cara bergerak lempeng-lempeng itu. Lempeng bisa saling menjauh, saling bertumbukan, atau saling menggeser ke samping.
PENYEBAB GERAKAN LEMPENG
Arus konveksi memindahkan panas melalui zat cair atau gas.Gambar poci kopi menunjukkan dua arus konveksi dalam zat cair. Perhatikan, air yang dekat dengan api akan naik, saat dingin dipermukaan air kembali turun. Para ilmuwan menduga arus konveksidalam selubung itulah yang membuat lempeng-lempeng bergerak. Karena suhu selubung amat panas, bagian-bagian di selubung bisa mengalir seperti cairan yang tipis. Lempeng-lempeng itu bergerak seperti ban berjalan berukuran besar.

GEMPABUMI

APAKAH GEMPABUMI ITU
Gempabumi adalah berguncangnya bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi , patahan aktif aktivitas gunungapi atau runtuhan batuan. Kekuatan gempabumi akibat aktivitas gunungapi dan runtuhan batuan relatif kecil sehingga kita akan memusatkan pembahasan pada gempabumi akibat tumbukan antar lempeng bumi dan patahan aktif.

PROSES GEMPABUMI
Lempeng samudera yang rapat massanya lebih besar ketika bertumbukkan dengan lempeng benua di zona tumbukan (subduksi) akan menyusup ke bawah. Gerakan lempeng itu akan mengalami perlambatan akibat gesekan dari selubung bumi. Perlambatan gerak itu menyebabkan penumpukkan energi di zona subduksi dan zona patahan. Akibatnya di zona-zona itu terjadi tekanan, tarikan, dan geseran. Pada saat batas elastisitas lempeng terlampaui, maka terjadilah patahan batuan yang diikuti oleh lepasnya energi secara tiba-tiba. Proses ini menimbukan getaran partikel ke segala arah yang disebut gelombang gempabumi.

DIMANAKAH KITA TINGGAL ?


Kepulauan Indonesia terletak pada pertemuan 3 lempeng utama dunia yaitu lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik. Lempeng Eurasia dan Australia bertumbukan di lepas pantai barat Pulau
Sumatera, lepas pantai selatan pulau Jawa, lepas pantai Selatan kepulauan Nusatenggara, dan berbelok ke arah utara ke perairan Maluku sebelah selatan. Antara lempeng Australia dan Pasifik terjadi tumbukan di sekitar Pulau Papua. Sementara pertemuan antara ketiga lempeng itu terjadi di sekitar Sulawesi. Itulah sebabnya mengapa di pulau-pulau sekitar pertemuan 3 lempeng itu sering terjadi gempabumi.
Berikut ini adalah 25 Daerah Wilayah Rawan Gempabumi Indonesia yaitu: Aceh, Sumatera Utara (Simeulue), Sumatera Barat - Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten Pandeglang, Jawa Barat, Bantar Kawung, Yogyakarta, Lasem, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kepulauan Aru, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sangir Talaud, Maluku Utara, Maluku Selatan, Kepala Burung-Papua Utara, Jayapura, Nabire, Wamena, dan Kalimantan Timur. Peta kepulauan Indonesia pada pertemuan 3 lempeng

INTENSITAS DAN KEKUATAN GEMPABUMI

Intensitas gempabumi adalah tingkat kerusakan yang terasa pada lokasi terjadinya. Angkanya ditentukan dengan menilai kerusakan yang dihasilkannya, pengaruhnya pada benda-benda, bangunan, dan tanah, dan akibatnya pada orang-orang. Skala ini disebut MMI (Modified Mercalli Intensity) diperkenalkan oleh Giuseppe Mercalli pada tahun 1902. Magnituda adalah parameter gempa yang diukur berdasarkan yang terjadi pada daerah tertentu, akibat goncangan gempa pada sumbernya. Satuan yang digunakan adalah Skala Richter. Skala ini diperkenalkan oleh Charles F. Richter tahun 1934. Sebagai contoh, gempabumi dengan kekuatan 8 Skala Richter setara kekuatan bahan peledak TNT seberat 1 gigaton atau 1 milyar ton.

AKIBAT GEMPABUMI
Akibat utama gempabumi adalah hancurnya bangunan-bangunan karena goncangan tanah. Jatuhnya korban jiwa biasanya terjadi karena tertimpa reruntuhan bangunan, terkena longsor, dan kebakaran. Jika sumber gempabumi berada di dasar lautan maka bisa membangkitkan gelombang tsunami yang tidak saja menghantam pesisir pantai di sekitar sumber gempa tetapiJuga mencapai beberapa km ke daratan.
Korban jiwa terbesar akibat gempabumi Indonesia terjadi di Nias pada bulan Maret 2005 sebanyak 300 jiwa. Sementara korban jiwa gempabumi yang kemudian membangkitkan tsunami terbesar memakan korban jiwa terjadi di Aceh dan Sumut pada Desember 2004, sebanyak 250.000 jiwa.

TINDAKAN KITA SAAT TERJADI GEMPABUMI
Jika gempabumi menguncang secara tiba-tiba, berikut ini 10 petunjuk yang dapat dijadikan pegangan dimanapun anda berada.
DIDALAM RUMAH
Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan keluarga anda. Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda. Jika anda tidak memiliki meja, lindungi kepala anda dengan bantal. Jika anda sedang menyalakan kompor maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.

DI LUAR RUMAH
Lindungi kepala anda dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan, tas atau apapun yang anda bawa.

DI MALL, BIOSKOP, DAN LANTAI DASAR MALL
Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.

DI DALAM LIFT
Jangan menggunakan lift saat terjadi gempabumi atau kebakaran. Jika anda merasakan getaran gempabumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.

DI DALAM KERETA API

Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.

DI DALAM MOBIL

Saat terjadi gempabumi besar, anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. Jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.

DI GUNUNG/PANTAI
Ada kemungkinan lonsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

BERI PERTOLONGAN
Sudah dapat diramalkan bahwa banyak orang akan cedera saat terjadi gempabumi besar. Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang berada di sekitar anda.

EVAKUASI
Tempat-tempat pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan jika kebakaran meluas akibat gempabumi. Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki dibawah kawalan petugas polisi atau instansi pemerintah. Bawalah barang-barang secukupnya.

DENGARKAN INFORMASI

Saat gempabumi besar terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Diposkan oleh Putra Aditya Dasopang



Ancaman pola hidup seks bebas di kalangan mahasiswa secara umum dan di pondokan atau kos-kosan, khususnya di daerah Kota Jogjakarta, berkembang semakin serius dengan makin longgarnya kontrol yang mereka terima

Jumlah remaja yang mengalami masalah kehidupan seks terus bertambah akibat pola hidup seks bebas, karena pada kenyataannya pengaruh gaya seks bebas yang mereka terima jauh lebih kuat dari kontrol yang mereka terima maupun pembinaan dari orang tua.

Sementara itu tingkat pengawasan dari pemilik kos makin longgar, atau bahkan tidak ada bapak kos yang patut disegani.Sekuat-kuatnya mental seorang mahasiswa kalau terus-menerus mengalami godaan tentu suatu saat akan tergoda pula untuk melakukannya. Godaan bisa berawal dari perbuatan teman2 se-kos yang dengan bebasnya melakukan hubungan seks.

Daerah yang paling besar perilaku seks bebasnya adalah SETURAN,BABARSARI. ya, disanalah tingkat tertinggi dosa yang dibuat oleh mahasiswa yang kebanyakan berasal dari luar jogja. mumpung jauh dari orang tua, ngekos bebas, ya ngeseks ujung2nya..

Pada dasarnya perilaku seksual dapat dikelompokkan menjadi empat kategori, yaitu berciuman, berpelukan, bercumbu (petting), dan berhubungan badan. Sebagian besar perilaku seksual tersebut dilakukan di rumah, rumah kos, lingkungan kampus, dan tempat-tempat lainnya seperti hotel, losmen dan tempat penginapan lainnya. Bahkan ada juga yang melakukannya di dalam mobil pada waktu jalan-jalan.

Perilaku hubungan seks bebas di jogjakarta paling banyak dilakukan sepulang dari tempat hiburan malam, biasanya cewe2 yang sudah mabok akan sangat gampang untuk ditiduri oleh teman2 lelakinya.




Buat mahasiswa saya berpesan agar mempertebal iman agar tidak terjerumus kedalam kehidupan yang salah. Kalian semua adalah generasi yang diharapkan oleh bangsa ini untuk membangun Negara ini dan kalianlah yang akan menjadi pemimpin yang akan datang.

Dan dibawah ini ada sedikit tanya jawab antara si penanya yang pernah berzina dan dijawab oleh ust. ahmad sarwat. Semoga Bermanfaat.
Berzina Adalah Dosa Besar Apakah Dapat Terampuni?

Pertanyaan

Pa Ustaz apakah seseorang yang telah melakukan dosa terbesar seperti berzina dapat diampuni oleh ALLAH. Lalu bagaimana cara ritual yang bisa dilakukan dan menjauhkan perasaan hati agar tidak selalu terbawa oleh perasaan ketakutan sehingga dapat berjalan hidup secara normal. Apakah ALLAh akan mengampuni dosa seperti itu pa Ustaz. Terimakasih pa ustaz semoga amal ibadah kita selalu diterima oleh ALLAH SWT

Jawaban

Tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni. Karena semua anak Adam pasti melakuan kesalahan, khilaf, lalai, lupa atau tertipu syetan. Maka Allah SWT selalu membuka pintu ampunan selebar-lebarnya, agar tidak ada lagi anak Adam yang mati tanpa mendapatkan ampunan.

Bahkan dosa syirik sekalipun bisa diampuni, asalkan minta ampun itu dilakukan sejak masih hidup di dunia. Dosa syirik yang tidak dapat diampuni adalah bila minta ampunnya setelah wafat atau di hari akhir.

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (QS. An-Nisa”: 48)

Sedangkan dosa selain syirik termasuk dosa zina, bisa diampuni, baik di dunia ini maupun di akhirat. Ampunan di dunia cukup dengan meminta ampun. Syarat adalah segera berhenti dari zina, penyesalan yang mendalam di dalam hati serta sumpah tidak akan pernah mengulangi lagi. Itu syarat utama.

Kemudian, bila orang yang pernah berzina itu kebetulan hidup di dalam negeri yang menerapkan syariat Islam, syarat tambahannya adalah dia harus mengakui perbuatan zinanya di hadapan hakim dan siap menerima hukuman, baik cambuk 100 kali maupun rajam.

Hukuman cambuk 100 kali untuk mereka yang belum pernah melakukan hubungan seksualhalal sebelumnya, sedangkan hukuman rajam (dilepmari batu hingga mati) buat mereka yang sudah pernah melakukan hubungan seksual halal sebelumnya. Keduanya berlaku sama baik laki-laki atau perempuan.

Namun bila dia kebetulan tinggal di negeri yang tidak menerapkan hukum Islam, maka tidak ada keharusan untuk menjalankan hukuman rajam atau cambuk sendirian atau secara swasta. Sebab pelaksanaan hukuman itu merupakan kewajiban pemerintahan yang sah. Yayasan, pengajian, ormas, orsospol, atau lembaga swasta lainnya tidak punya wewenang untuk menjalankan hukuman itu. Apalagi individu partikelir, jelas lebih tidak relevan lagi.



Lalu apakah orang yang pernah berzina lalu bertaubat bisa masuk surga?

Jawabnya bisa!!. Asalkan bertaubat dengan taubat yang benar, serta rela menjalani hukuman yang berlaku. Dan hal itu sudah terbukti dan pernah terjadi sungguhnan di masa Rasulullah SAW.

Adalah seorang wanita dari dari Juhainah datang kepada nabi SAW dalam keadaan hamil dan mengaku berzina. Dia sudah taubat dari dosanya dan minta dirajam. Setelah dirajam, jenazahnya dishalati oleh Rasulullah SAW. Melihat hal itu, Umar bin Al-Khattab ra bertanya, “Apakah Anda wahai nabiyallah menshalatinya padahal dia pernah berzina?” Beliau pun menjawab:

Sesungguhnya dia telah bertaubat dengan kualitas taubat yang bila dibagikan kepada 70 orang penduduk Madinah, telah mencukupi. (HR Muslim)
Diposkan oleh Putra Aditya Dasopang Label:



Apa itu:
Sebuah karya breakdown structure (WBS) adalah proses untuk menentukan akhir dan produk antara suatu proyek dan hubungan mereka. Umumnya, WBS menggunakan diagram pohon / struktur diagram untuk menunjukkan keseluruhan resolusi persyaratan menjadi semakin tingginya tingkat detail. WBS memungkinkan sebuah tim untuk mencapai persyaratan umum oleh partisi tugas besar ke dalam komponen yang lebih kecil dan berfokus pada pekerjaan yang dapat lebih mudah dilakukan.

Ketika menggunakannya:
Sebuah karya struktur breakdown merupakan elemen penting dalam perencanaan dan manajemen proyek. WBS Kualitas proses perencanaan, WBS dimulai dengan tujuan umum dan kemudian mengidentifikasi tingkat yang lebih halus semakin tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Kualitas proses perbaikan, alat ini sangat berguna untuk menciptakan sebuah rencana pelaksanaan untuk memperbaiki proses identifikasi masalah.Untuk WBS secara akurat mencerminkan proyek, Bagaimanapun, adalah penting bahwa tim menggunakannya memiliki pemahaman rinci tugas-tugas yang diperlukan.

WBS menangkap semua elemen dari sebuah proyek di teratur. Meruntuhkan besar, proyek-proyek yang kompleks menjadi bagian proyek yang lebih kecil memberikan kerangka kerja yang lebih baik untuk mengatur dan mengelola proyek. WBS dapat memfasilitasi alokasi sumber daya, tugas tugas, tanggung jawab, pengukuran dan pengendalian proyek. WBS adalah yang digunakan pada awal proyek untuk menetapkan cakupan, perkiraan biaya dan mengatur jadwal GanttDalam menggunakan WBS, penting bahwa proyek tidak dipecah menjadi terlalu banyak detail seperti yang dapat mengarah pada mikro manajemen. Sebaliknya, terlalu sedikit detail dapat mengakibatkan tugas-tugas yang terlalu besar untuk mengelola secara efektif. WBS dapat disajikan dalam sebuah daftar tabel, daftar tugas yang menjorok sebagai bagian dari bagan Gantt atau dalam pohon hirarki. Lebih sering WBS terdaftar dalam hirarki pohon yang menangkap kiriman dan tugas-tugas yang diperlukan untuk mencapai penyelesaian proyek.

Cara menggunakannya:

Mengidentifikasi kebutuhan atau tujuan utama.
Ini harus item yang jelas, berdasarkan kebutuhan pelanggan, di mana seluruh tim setuju. Menulis persyaratan ini di bagian atas tabel.

Membagi pernyataan persyaratan ke kategori sekunder utama.
Cabang-cabang ini harus mewakili persyaratan, produk, atau kegiatan yang secara langsung mengarah ke tujuan utama atau yang secara langsung dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan secara keseluruhan. the harus terus-menerus bertanya, "Apa yang diperlukan untuk memenuhi kondisi ini?", "Apa yang terjadi selanjutnya?", dan "Apa yang perlu ditangani?" Tulis sekunder kategori di bawah pernyataan persyaratan utama. Menggunakan catatan tempel pada tahap ini kemudian membuat perubahan lebih mudah dilakukan.




Break setiap utama menuju lebih detail.
Ketika Anda bergerak dari atas ke bawah dalam WBS, produk dan kegiatan yang harus menjadi lebih dan lebih spesifik. Menghentikan kerusakan ketika setiap tugas yang cukup kecil untuk dapat dengan mudah diselesaikan dan dievaluasi untuk akurasi. Jika tim tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk melanjutkan di beberapa titik, mengidentifikasi individu-individu yang dapat menyediakan informasi dan rincian kemudian melanjutkan dengan individu-individu yang hadir.

Periksa WBS untuk logika dan kelengkapan.
Pastikan bahwa setiap subpos dan path memiliki penyebab langsung-akibat hubungan dengan yang sebelumnya.. Memeriksa jalan untuk memastikan bahwa tidak ada produk atau tindakan yang jelas telah ditinggalkan. Juga memastikan pengembangan produk terdaftar atau penyelesaian tindakan yang tercantum memang akan mengarah pada hasil yang diantisipasi.


Pada prinsipnya Work Breakdown Structure (WBS) adalah pemecahan atau pembagian pekerjaan ke dalam bagian yang lebih kecil (sub-kegiatan), alasan perlunya WBS adalah :
1. Pengembangan WBS di awal Project Life Cycle memungkinkan diperolehnya pengertian cakupan proyek dengan jelas, dan proses pengembangan WBS ini membantu semua anggota untuk lebih mengerti tentang proyek selama tahap awal.
2. WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifitas yang meyakinkan anggota manajemen proyek sebagai dasar untuk membuat perundingan.

WBS merupakan elemen penting, karena memberikan kerangka yang membantu, antara lain dalam :
11. Penggambaran program sebagai ringkasan dari bagian-bagian yang kecil.
2. Pembuatan perencanaan
3. Pembuatan network dan perencanaan pengawasan.
4. Pembagian tanggung jawab.
5. Penggunaan WBS ini memungkinkan bagian-bagian proyek terdefinisi dengan jelas.




Berikut ini merpakan contoh dari WBS dalam projek konser " Konser Selamatkan Budaya Kita":

1.Pembentukan Panitia
1.1Melakukan kordinasi dengan tim direksi yang akan memilih panitia produksi penyelenggara konser
1.1.1Membuat surat keputusan sebagai tanda bahwa sahnya sebagai tim pelaksana projek
1.1.1.1Menghubungi orang-orang yang akan dijadikan panitia pelaksana projek
1.2Melaksanakan rapat kordinasi panitia untuik petama kali sehingga seluruh panitia mengetahui job description yang harus mereka lakukan.
1.2.1Mengelompokkan tiap seksi dan memberikan penjelasan apa yang harus mereka lakukan.
1.2.1.1Menetukan apa yang haus dilakukan ke depan untuk menjalankan projek

2.Mencari sponsor konser
2.1 Membuat proposal kerjasama
2.1.1 Meminta persetujuan dari kepala direksi dan pihak penanggung jawab projek.
2.1.2 Menentukan jenis proposal yang akan dibuat apakah proposal kerjasama ataupun proposal permintaan dana.
2.2 Menentukan tempat penyebaran dan menyebarkannya proposal yang sudah disesuaikan dengan jenis proposal yang akan diserahkan.
2.3 Meminta kejelasan waktu dan tempat konfirmasi serta contac person yang bisa dihubungi untuk lebih memudahkan dalam konfirmasi dan kerjasama.
2.4 Melakukan konfirmasi tentang kerjasama yang ingin dilakukan. Dan juga membuat kontrak kerjasama yang harus disepakati agar tidak terjadi kekeliruan dan salah paham.

3.Melakukan publikasi
3.1 Jika publikasi dengan pihak radio yang harus dilakukan pertama adalah menentukan waktu dan berapa kali akan disiarkan publikasi projek kita.
3.1.1 Membuat materi dari publikasi yang akan kita berian kepada pihak radio.
3.1.1.1 Melakukan pengamatan tetntang publikasi kita radio apakah benar-benar sesuai dengan apa yang sudah ada di dalam kontrak sebelumnya
3.2 Jika membuat pamflet maka yang harus dilakukan adalah membuat desain dari pemflet yang akan kita buat.
3.2.1 Menyerakannya pada pihak advertise dan mengambilnya sesuai dengan janji atau kontrak yang ada.
3.3 Menyebarkan pamphlet di tempat-tempat yang dianggap strategis sebagai tempat publikasi.
3.4. Mengamati perkembangan dari penempelan pamphlet apakan mendapatkan respon yang baik dari masyarakat atau tidak.

4.Mengundang bintang tamu yang ingin ditampilkan.
4.1 Menghubungi pihak manajemen dari bintang tamu
4.1.1 Membuat janji dengan pihak manajemen untuk membuat janji untuk melakukan kerjasama dengan pihak manajemen.
4.1.2 Melakukan pertemuan dengan pihak manajemen.
4.2 Membuat kontrak kerjasama, baik itu menentukan waktu, tempat, honor dan lainnya.



5.Mempersiapkan semua alat dan perlengkapan konser
5.1Melakukan janji dan juga bertemu dengan pihak penyewaan alat dan perlengkapan konser seperti panggung, sound system, lighting, sampai pada dekorasi panggung.
5.2Memberi janji kapan semua alat dan perlengkapan akan dipasang di tempat konser.
5.3Memasang semua alat dan perlengkapan akan dipasang di tempat konser. Dan mengecek semua perlengkapan apakah sudah sesuai dengan konsep ementasa yang diusung dalam koser tersebut.
5.3.1 Melakukan kordinasi dekorasi yang sudah dirancang agar tidak terjadi kesalahan dan tidak sama antara konsep dengan dekorasi.

6.Melakukan General Reherseal
6.1Memastikan semua pengisi acara datang
6.2Memberikan rounddown acara kepada semua pengisi acara
6.2.1Memberikan pengarahan bagaimana konsep yang diinginkan oleh panitia penyelenggara.
6.2.2Melakukan breaving dengan semua pengisi acara, panitia, dan semua kru pelaksana untuk menerangkan bagaimana acara ini akan dijalankan.
6.3Mempersiapkan alat dan semua perlengkapan GR.
6.4Melakukan GR

7.Pelaksanaan konser
Diposkan oleh Putra Aditya Dasopang Label:
Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates